Kumpulan 1001 kata
Kumpulan kata-kata mutiara, kata cinta, pantun, puisi, kata galau, puisi galau, kata hari ibu, dll.

Contoh Puisi Kontemporer dan Ciri-Ciri Utamanya

Contoh Puisi kontemporer yang akan kita ulas dibawah ini merupakan salah satu contoh jenis sastra yang ada di negeri kita. Makna dari puisi Kontemporer adalah bentuk dari puisi yang berusaha memisahkan diri dari ikatan konvensional pada puisi itu sendiri. Seperti contohnya saja seperti puisi dari Danarto yang memulainya dengan kekuatan garis dalam menciptakan sebuah karya puisi. Sedangkan puisi karangan Sutardji justru memulai dengan tidak mempercayai kekuatan dari kata, tetapi dia mulai berpindah pada kekuatan dan Eksistensi bunyinya.

Puisi Kontemporer
Beberapa contoh puisi kontemporer terkadang berbentuk ganjil dan aneh. Penyair selain Sapardi Djoko Damono, Sutardji dan Danarto, penyair sastra ini yang mencanangkan dengan bentuk puisi yang ganjil dan aneh seperti Husni Jamaluddin, Hamid Jabar, Noorca Marendra, Ibrahim Sattah, dan masih banyak lagi.

Lebih jauh lagi dapat dikatakan bahwa contoh puisi kontemporer seringkali menggunakan kata-kata yang tidak memperhatikan dalam bahasa santun, ejekan, menggunakan kata makian yang kasar, dan lain-lain. Penggunaan kata-kata lambing intuisi atau simbolik, irama, gaya bahasa, dan sebagainya sudah dianggapnya tidak terlalu penting lagi.

Ciri-ciri dari Puisi Kontemporer adalah

  1. Bebas menggunakan unsur bahasa baik daerah atau bahasa asing
  2. Berpijak pada bahasa inkonvensional
  3. Menggarap tipografi secara cermat
  4. Menolak kata yang menjadi media ekspresinya
  5. Memakai kata-kata yang tidak mudah dimengerti, kata-kata yang dibolak-balikan
  6. menampilkan kata sedikit mungkin
  7. Berpatokan pada simbol-simbol tanpa kata

Contoh Puisi Kontemporer berikut dengan makna yang terkandung didalamnya

SOLITUDE
yang paling mawar
yang paling duri
yang paling sayap
yang paling pisau
yang paling risau
yang paling nancap
yang paling dekap
samping yang paling
Kau ! ( 1981:37 )

“ yang paling mawar “, yang mempunyai arti lebih banyak mempunyai sifat dari mawar, seperti menarik, harum, indah, dan mempunyai warnanya yang merah cemerlang. Jadi solitude (kesunyian) itu memiliki sifat yang indah, harum dan yang paling menarik. “yang paling duri” mempunyai arti paling, menyakitkan, menghalangi, menusuk, seperti pada duri. ”yang paling dekap” mempunyai makna yang teramat mesra seperti orang yang sedang mendekap tetapi disebelah sifat yang paling itu ada kehadiran “Kau“ yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Semoga contoh puisi kontemporer diatas bisa menambah wawasan Anda dalam karya Sastra.

Rating: 4.5